Wajib Tahu! Cara Tepat Menyalip Kendaraan Lain di Jalan Raya

Wajib Tahu! Cara Tepat Menyalip Kendaraan Lain di Jalan RayaSalip-menyalip saat berkendara di jalan raya memang sudah biasa. Apalagi bila Anda sedang buru-buru saat situasi jalan raya sedang agak padat. Namun, Anda harus tetap menyalip dengan cara yang tepat agar tidak ditilang atau mengalami kecelakaan lalu lintas. Meskipun proses cek denda dan bayar tilang kini bisa dilakukan secara online, bukan berarti Anda boleh mengabaikan peraturan lalu lintas saat berkendara.

Anda patut memahami cara menyalip kendaraan berikut ini demi meminimalkan risiko kecelakaan:

Selalu Menyalip dari Jalur Kanan

Jalur kanan jalan memang diperuntukkan bagi kendaraan yang ingin melaju lebih cepat. Itulah sebabnya Anda mesti menyalip kendaraan lain dari jalur kanan. Karena menyalip dari jalur kiri rentan membuat pengendara lain jadi terkejut dan hilang kendali. Lakukanlah proses menyalip secara perlahan-lahan bila kondisi jalanan memang memungkinkan.

Jangan Lupa Menyalakan Lampu Sein

Menyalakan lampu sein sangat penting bila Anda berencana menyalip kendaraan di depan Anda. Lampu sein akan menjadi penanda bagi kendaraan di belakang Anda untuk tidak melakukan hal yang sama. Idealnya, Anda mesti menyalakan lampu sein minimal 30 meter sebelum menyalip. Sehingga kendaraan lain di sekitar Anda sigap menjaga jarak aman antar kendaraan.

Informasi Mengenai Asuransi Kendaraan Terbaik

Membunyikan Klakson dan Lampu Jauh

Jangan ragu membunyikan klakson atau menyalakan lampu jauh sesaat sebelum menyalip. Hal tersebut bisa menjadi pengingat bagi kendaraan di depan Anda untuk lebih berhati-hati. Kalau pengemudi di depan Anda mulai melambatkan laju kendaraannya, berarti Anda bisa segera menyalip kendaraan tersebut secara aman.

Memperhatikan Kendaraan dari Arah Berlawanan

Bila jalur jalanan yang berlawanan tidak disekat dengan pembatas jalan, berarti Anda harus ekstra waspada. Pastikan bahwa Anda bisa menyalip dengan aman tanpa takut bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Jika jarak dengan kendaraan dari arah berlawanan masih sangat jauh, berarti Anda masih punya kesempatan untuk menyalip kendaraan di depan Anda.

Mengambil Jarak Cukup Jauh Sebelum Kembali ke Jalur Awal

Kalau Anda ingin kembali ke jalur awal, berarti posisi kendaraan Anda harus berada di depan kendaraan yang Anda salip. Anda wajib mengambil jarak cukup jauh dengan kendaraan yang baru Anda salip. Sehingga kendaraan Anda tidak bertabrakan dengan kendaraan tersebut. Jarak yang sudah cukup jauh akan membuat Anda leluasa bermanuver untuk kembali ke jalur semula.

Urusan salip-menyalip di jalan raya bukanlah hal yang sulit kalau Anda sudah menguasai teknik dan aturannya. Anda bisa tiba di tempat tujuan dengan cepat dan selamat bila tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan.

mengikuti cara caranya tapi tetap saja kena tilang dan ingin membayar dendanya? Simak informasi lengkapnya di https://www.cekaja.com/info/kena-razia-begini-cara-cek-denda-dan-bayar-tilangnya/

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *