Klaim Asuransi Jiwa Ditolak, Bisa Jadi Ini Alasannya!

Sulitnya urusan mengklaim asuransi jiwa seringkali menjadi momok yang membuat orang malas memiliki asuransi ini. Padahal, sebenarnya asuransi yang satu ini sangat perlu. Asuransi jiwa adalah asuransi yang bisa menanggung dan memberikan manfaat di kemudian hari bila terjadi hal yang tak diinginkan. Tapi, apa penyebab klaim ditolak itu? Inilah alasan klaim asuransi jiwa ditolak

Polis sedang Tidak Aktif

Salah satu penyebab klaim asuransi Anda ditolak adalah polis sedang tidak aktif atau dalam keadaan lapse. Polis tidak aktif bisa terjadi karena beberapa keadaan. Misalnya saja, dikarenakan pembayaran premi asuransi jatuh tempo masuk telah melewati masa tenggang. Selain itu, bisa juga terjadi bila biaya tunai asuransi tidak cukup untuk menutupi biaya.

Klaim Tidak Tercakup dalam Klausul

Dalam polis asuransi, ada kesepakatan dan kriteria-kriteria mengenai apa yang masuk dan apa yang tidak masuk dalam tanggungan. Sebagai contoh, penyebab kematian dari si tertanggung karena bunuh diri atau hal lain yang tidak masuk dalam pertanggungan. Kalau sudah begini, sekeras apapun Anda berusaha melakukan klaim, tidak akan diproses.

Pengajuan Klaim Melebihi Batas Waktu Ketentuan

Menunda-nunda klaim asuransi juga bisa jadi salah satu penyebab klaim asuransi ditolak. Untuk mengajukan klaim, pihak perusahaan asuransi memang menentukan batas mengajukan klaim. Misalnya saja, asuransi untuk jiwa. Batas pengajuan klaim biasanya adalah 30 hingga 60 hari. Lewat dari batas waktu itu, klaim yang dilakukan tidak akan diproses.

Dokumen Klaim Tak Lengkap

Pastikan sebelum Anda mengajukan klaim pada perusahaan asuransi, baiknya sediakan semua dokumen yang diperlukan seperti surat keterangan kematian, BAP dan lain sebagainya. Isi juga formulir selengkap-lengkapnya dan sejujur-jujurnya agar ketika proses pengecekan dilakukan, klaim asuransi Anda bisa diterima.

Berada pada Masa Tunggu

Pada asuransi untuk jiwa, jika si tertanggung masih dalam masa tunggu, maksudnya belum benar-benar meninggal atau vonis belum dijatuhkan dokter seperti masih berada dalam masa kritis, maka klaim tak bisa dilakukan. Bila mengajukan klaim di saat tersebut, klaim asuransi Anda tak akan pernah diproses.

Klaim Ajuan Termasuk Pengecualian

Selain mengatur hal-hal yang tertanggung dalam asuransi, sebenarnya pada perjanjian asuransi juga ada yang namanya hal-hal pengecualian. Pengecualian ini ada banyak, misalnya saja si tertanggung mati karena bunuh diri, hukuman dari pengadilan atau karena tindak kejahatan yang berasal dari dia sendiri.

Jadi, bila penyebab meninggalnya si tertanggung dikarenakan hal-hal di atas, klaim tak akan bisa diproses. Oleh sebab itu sebelum mengajukan klaim, baiknya Anda pahami dulu apa yang masuk dalam hal-hal pengecualian ini.

Pemegang Polis Melanggar Hukum

Bila si pemegang polis melakukan tindakan yang melanggar hukum, misalnya saja melakukan pencurian yang mengakibatkan dirinya sendiri kecelakaan atau apa, klaim asuransi yang dilakukan tak akan diproses. Jika si tertanggung mengalami luka berat akibat dihajar massa karena tindakan hukum juga tak akan diproses klaimnya.

Penyakit Telah Ada sebelum Polis Asuransi Dibeli

Jika Anda meninggal dunia dikarenakan penyakit yang diderita dan itu sudah parah sebelum Anda membeli polis asuransi untuk jiwa ini, maka klaim yang akan Anda lakukan juga tak akan diterima. Jadi, ada baiknya Anda membeli polis asuransi ketika masih sehat.

Itulah beberapa hal yang bisa jadi penyebab klaim asuransi ditolak. Asuransi jiwa adalah yang bisa melindungi Anda dari hal tak diinginkan di masa depan. Oleh sebab itu, harus dipilih sebaik mungkin. Bila Anda bingung memilihnya, bisa cek di https://www.cekaja.com/asuransi-jiwa saja. Anda bisa membandingkan berbagai asuransi untuk jiwa terbaik hanya di sini!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *